“Assalammualaikum,” ujar ibu pelan saat memasuki rumah. Ia berharap Widi dan Nayla tidak melihatnya pulang. Langkah ibu berhenti di ruang makan, ia tak bisa lagi menghindar, Widi dan Nayla sudah menunggunya di sana. “Alhamdulillah, akhirnya ibu pulang juga,” ujar Nayla beranjak, lalu mencium punggung tangan ibu mertuanya yang diikuti oleh Widi. “Sudah puas main sama cucu, Bu?” tanya Widi tersenyum. “Namanya main sama cucu, nggak ada puasnya … Apalagi, ibu tidak melihat mereka saat bayi, rasanya ibu sangat kehilangan moment bahagia itu,” ujar ibu berusaha meyakinkan Widi dan Nayla bahwa ia benar-benar menemui Bian dan Aqny. “Bian sedang apa tadi, Bu?” tanya Nayla. “Bian sedang main sama Aqny. Mereka terlihat dekat dan saling menyayangi,” dusta ibu. Ibu berusaha bersikap tenang. “Alham

