Part 77

1388 Words

Pagi ini mentari bersinar cerah menghangatkan tubuh Nayla dan Widi yang rutin jalan pagi di putaran taman komplek. Tapi kali ini ibu ikut bersama mereka. Menurut dokter, jika ia ingin menjadi pendonor ginjal, ia harus menjaga kodisi kesehatannya agar tetap prima. “Nay, kamu tidak mual pagi-pagi begini?” tanya ibu melirik Nayla yang tampak berjalan santai menikmati udara pagi. “Alhamdulillah, tidak , bu.” ujar Nayla tersenyum. “Anak papi baik-baik, ya di perut mama,” ujar Widi mengelus perut Nayla sembari berjalan. Nayla tersenyum melihat ulah Widi. “Papa dan mama kamu sudah tahu, Nay, kabar gembira ini?” lanjut ibu bertanya. “Sudah, bu. Mereka senang mendengarnya.” “Alhamdulillah,” ujar ibu tersenyum. “Kapan, ya, ibu bisa bertemu dengan besan?” tanya ibu melirik Widi. “Kalau ibu m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD