Parr 68

1042 Words

Widi menatap tajam pada lelaki paruh baya yang ke luar dari dalam dan menghampiri mereka. “Mas … ini Arman dan Widi,” ujar ibu menunduk. “Mau apa mereka kesini?” ujar lelaki parauh baya itu berkacak pinggang. Seketika darah Arman mendidih mendendengar pertanyaan itu. Tanpa aba-aba, kepalan tangannya mendarat tepat di d**a lelaki paruh baya itu. BUUKK!! “Arman!” teriak ibu sembari menahan tubuh lelaki paruh baya itu yang tersungkur ke belakang. “Apa dia yang membuat ibu mentelantarkan kami?” tanya Arman berkacak pinggang. Widi reflek ikut menahan tubuh lelaki itu yang tiba-tiba seperti hilang keseimbangan. “Mas …” panggil ibu berusaha memapah suaminya ke dalam. Yang dibantu oleh Widi. Arman terkesiap, sejenak ia tertegun melihat lelaki itu yang tampak kesakitan. “Kita bawa ke ruma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD