Sudah dua hari Devano tidak tinggal di rumah besar kediaman Alfonso. Kezia menatap ke arah langit melalui balkon kamarnya, tangannya menggenggam handphone yang menampilkan kontak Devano disana. Rasanya begitu sepi, tidak ada lagi orang yang menemaninya di rumah seperti malam-malam sebelumnya, tak sempat ia menekan tombol hijau itu, panggilan masuk dari Devano berhasil mengukir senyuman di bibir Kezia. "Hallo sweetpie, kamu lagi apa?" Ucap Devano. "Apaan sih lo Dev!" sahut Kezia malu-malu. "Apaan sih lo gue lo gue, mulai hari ini kamu gak boleh pake 'lo-gue' lagi di depan aku." "Kenapa?" "Ya gak boleh aja." "Gak jelas lo Dev!" "HAHAHA. Ya udah kalo kamu gak mau, aku aja duluan." "Ya udah terserah lo." "Kamu lagi ngapain Key?" "Duduk duduk doang." "Pasti sepi kan gak ada aku?" "

