#55

1026 Words

#55 “Kamu tahu aku?” tanyaku dengan kening berkerut. “Ya. Raffi,” jawab Sweeti tenang. “Apa?” “Aku tahu kamu dari Raffi.” “Bagaimana kamu bisa mengenal aku dari Raffi? Kamu siapa Raffi?” tanyaku curiga. “Aku pacar Raffi,” jawab Sweeti dengan nada bangga yang terlalu ketara. Aku memicing, heran pada kepentingan perempuan ini menghampiriku, lalu aku teringat cerita Kirman beberapa hari lalu saat aku di Lombok. Dugaanku kuat Sweeti ke sini untuk meminta sesuatu berkaitan Raffi. “Lalu?” aku berpura-pura nggak tahu. “Bisa kita bicara sebentar? Di tempat yang lebih nyaman?” Sweeti menengok kanan dan kiri, tampak risih berbincang di depan mini market. Aku malah berpikir sebaliknya. Aku harus ada di tempat terbuka seperti ini. bisa saja Sweeti yang bukan merk popok ini berniat menyakitik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD