Tidak bisa pulang (Pov Author)

1005 Words

Nana terus merengek ingin pulang. Pikirannya terus tertuju pada putri kecilnya--Reina. Tetes air mata sudah tidak terhitung lagi berapa banyaknya menetes. "Kamu tidak bisa pulang sekarang Nak! Semua tidak semudah yang kamu pikirkan. Makhluk itu mengincar kamu. Jika kamu pulang sekarang, putri kalian bisa terancam bahaya. Bisa saja bayi mungil itu menjadi santapannya. Ilmu itu tidak harus diturunkan pada keturunan perempuan saja. Ingat, yang mengisi jasad ibu kalian itu adalah iblis. Mereka tidak ada rasa belas kasihan lagi. Yang mana menjadi santapan mereka, akan tetap disantap. Tidak peduli, itu keturunan atau keluarga. Lebih baik tinggal di sini saja untuk sementara waktu! Kita selesaikan semuanya, baru setelah itu kalian kembali," ucap tetua desa Semuanya terdiam. Pikiran mereka ber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD