70

769 Words

Sepertinya, takdir baik sedang berpihak padaku, baru saja kubuka, terdengar percakapan dua orang wanita di dalam mobil yang sedang melaju. "Kayaknya kita bakal rayakan ini dengan pesta cocktail," ucap salah seorang dari mereka dengan semangat. "Ya, bentar lagi impianku buat nikah dengan pria impian akan terwujud." "Gak nyangka, kamu cerdik juga ya ..." "Iya, dong. Selama ini aku menunggu waktu yang tepat, kubiarkan wanita kumuh itu berbahagia lalu kuberikan pukulan besar dengan kejutan bahwa aku berhasil meniduri Mas Hamdan." "Wow, aku gak bisa bayangkan reaksinya." "Anehnya dia tetap tenang, tapi, aku yakin hatinya bergejolak, hahahah." Pecah suara tawa antara mereka berdua. Aku geram mendengarnya dan marah sekali. Tapi, ada hal yang harus kuketahui, apakah Mas Hamdan benar benar m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD