80

1088 Words

Tak berhenti sampai di sana rupanya kebencian ibu mertua terhadap kedua anakku yang konon kata beliau adalah anak-anak benalu yang numpang hidup. Biasanya sopir akan mengantarkan Erwin dan Vito ke tempat kuliah dan sekolah mereka tapi kali ini Ibu Syaimah malah melarangnya. "Sopir datang kepadaku ke dapur, menyapa dengan sopan dan sedikit membungkuk." "Maaf Bu, saya tidak bisa mengantarkan anak-anak karena nyonya meminta saya untuk tidak mengantarnya," ujar Pak Udin. "Kenapa?" "Katanya beliau mau pergi ke suatu tempat jadi saya tidak boleh mengantarkan anak-anak?" "Kalau begitu tolong berikan saja mereka kunci motor yang ada di dalam garasi biar anak-anak yang berangkat sendiri," pintaku sambil tersenyum, berusaha memahami bahwa mertuaku hari ini sedang membutuhkan sopir, tidak perlu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD