Part 45

1993 Words

“Kamu benar-benar polos banget, Ayu. Astaga...” ujar Safa sambil terkekeh lagi. Ayu yang mendengar itu menggigit bibir bawahnya, ia merasa malu sekaligus bersalah. Ayu yang sudah terbawa akting dan cerita menyedihkan hasil karangan Safa dengan berani menampar majikannya sendiri, dengan sekuat tenaga pula. “Mbak udah, Ayu malu tuh,”ujar Arkan yang melihat kakak perempuannya dari pantulan cermin yang di dalam mobil.  Arkan saat ini sedang membawa mobil menuju Mall. Rencananya mereka akan berbelanja bulanan sekaligus makan malam, itu karena Ayu keburu terhasut oleh tipuan Safa membuat wanita itu tak menyesaikan masakannya. “Tapi, serius lho, Yu. Kalo nanti ada orang yang ngasih kamu permen, jangan langsung diterima,” ingat Safa pada Ayu, Arkan yang mendengar itu mendengus. “Iya, Teh,” ja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD