TING TUNG TANG TING! TING TUNG TANG TING! Drttttt.... Drttt! Bunyi alarm yang memekakkan telinga sontak membuat Ayu dan Arkan yang masih berada di alam bawah sadar terbangun, keduanya sama-sama mengerjapkan kelopak mata dan sontak saling tatap sebab kondisi mereka yang saling berpelukan. “Aaa—-ayu?” gugup Arkan ketika sadar dan melihat Ayu dengan jangkauan sedekat ini. Manik bola mata wanita di depannya sungguh indah, berkilau dan sangat bening. “Mm—mas Arkan?” Ayu tak kalah gugup, apalagi ketika menyandari tangannya berada di atas d**a bidang pria disampingnya. “Kayaknya kita tidur berpelukan,” ucap Arkan bodoh, semakin memperjelas keadaan mereka sekarang. Namun, pria itu sungguh tidak tahu apa yang harus ia katakan lagi. “Iya, Mas,” angguk Ayu perlahan melepaskan tangannya. Wanita

