“Pras ada yang nyariin lo tuh!” Pras yang tengah guling-guling di kasur mengangkat kepalanya ketika melihat teman sekamarnya masuk ke dalam kamar. “Siapa?” tanya remaja itu langsung merubah posisinya menjadi duduk. Ia sudah tidak punya siapapun lagi selain Ayu. Dan, jika ada yang mengunjunginya pasti itu adalah kakak perempuannya itu sendrii. Pras langsung melebarkan senyumannya, ia merasa sangat bahagia karena sudah terlalu rindu dengan sang kakak, apalagi masakannya. “Perempuan, lo cek aja sendiri di ruang tamu!” ujar temannya itu menunjukan salah satu tempat dimana biasanya para keluarga dan siswa bertemu. Pras semakin mengangguk dengan semangat. Remaja itu bahkan berlari sangking bahagiannya bisa bertemu dengan sang Kakak. Sesampainya di ruang tamu asrama, Pras mengerutkan dahin

