Setiap hal pasti memiliki akhir, seperti itu pula dengan kesedihan Ayu yang ternyata memilik ujung. Pagi ini, Siti akhirnya bangun dari tidurnya membuat Ayu dan Pras sungguh bahagia dan bisa bernafas lega. Dokter yang memeriksa Ibunya pun mengatakan sejauh ini Siti baik-baik saja dan hanya tinggal pemulihannya lagi. “Pras libur aja ya, Mbak? Pliss...” pinta Pras dengan wajah memelas. “Enggak, kamu harus tetap sekolah,” tutur Ayu membuat bibir adiknya itu semakin mengerucut. Ia heran dengan Pras, padahal Marlen dan Yusuf sudah datang pagi-pagi kesini hanya untuk mengantarkan keperluan sekolah Pras. Remaja laki-laki itu juga sudah mengenakan seragam sekolahnya dengan lengkap. “Pras kan mau jaga ibu terus main sama Alea,” tutur Pras yang kini duduk di ranjang keponakan perempuan Arkan y

