“Kamu mau minum apa, Yu?” “Enggak perlu, Bim,” jawab Ayu ketika mereka memasuki kantin Rumah Sakit. Awalnya Bima ingin mengajak berbicara di depan ruangan perawatan Ibunya, membuat ia tak habis pikir dengan jalan pikiran suaminya itu. Bagaimana ia bisa membicarakan tentang selingkuhannya di depan ruangan mertuanya yang sedang sakit? Bima mengangguk, mereka lalu mencari meja yang berada diujung—takut jika ada yang lepas kendali. Ketiganya duduk di kursi yang berhadapan dengan meja di tengah. Ketika Ayu duduk lebih dulu, ia pikir Bima akan berada di sampingnya. Namun suaminya lebih memilih duduk dihadapannya, bersama Agnes. Apa Bima belum puas membuat hatinya merasa hancur? Ayu bertanya-tanya, kenapa Bimanya bisa berubah dengan secepat ini? “Apa yang kamu mau omongin?” tanya Ayu yang t

