Part 81

2393 Words

“OM PRASSSSSSS!” teriak Arsa ketika melihat Om kesayangannya berdiri di pintu tunggu, hendak menjemput ia dan Mamanya. Bukannya menyambut teriakan sang keponakan, Pras malah memiliki ide untuk menjahili keponakannya. “Mbak Ayuuuu!” teriak pria 22 tahun itu malah melewati Arsa begitu saja yang sudah merentangkan tangan. “Kamu ini Pras, senang banget jahilin keponakannya!” tutur Ayu mencubit pinggang adiknya, namun percayalah itu ungkapan rindu Ayu. Pras tak bisa menahan untuk tergelak, ia memeluk sang Kakak singkat lalu membalikan tubuhnya untuk melihat sang keponakan yang kini wajahnya terlihat menyedikan. Bibirnya sudah dilipat, matanya membulat dan berkaca-kaca, membuat ia jadi gemas. Namun walau begitu, Arsa tetap sangat tampan. Seketika Pras merasa beruntung pahatan wajah keponakan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD