Lagi-lagi penelfon dengan nomor yang tak dikenal mencoba menghubungi Anna lagi, entah untuk apa. "Nomor ini lagi," beonya saat melihat ada sebuah panggilan tak terjawab di ponselnya. Anna barusan dari bawah guna menemani anaknya dan Jeremy sarapan, ia sengaja meninggalkan ponselnya di kamar. Jadi memang dia tidak tau jika ada panggilan. "Apa aku telfon balik saja?" Karena terakhir kali ia ingat, nomor itu kemarin juga sempat mengiriminya pesan yang berisi suatu ajakan untuk bertemu. Anna tampak berfikir dan menebak siapa kira-kira seseorang itu, sepertinya sangat amat misterius sekali. Cukup lama ia menerka-nerka sampai akhirnya ia memutuskan untuk menelfon balik nomor tersebut. Namun sungguh sayang, tidak ada jawaban dari sebrang sana. "Huh?" Ia melihat layar ponselnya yang tidak

