Sendirian

1114 Words

“Lea. Mau bareng gak? Mau ujan loh,” tanya Rendi lagi. Alea melihat ke langit yang memang berwarna abu-abu sore ini. Angin juga sudah terasa dingin, seperti siap membawa hujan lebat. Alea mengangguk. “Iya, Kak,” jawab Alea yang tidak ingin kehujanan saat dia berjalan ke minimarket. Alea berjalan perlahan sambil melihat kanan kiri saat menyeberang. Jalan di depan gedung belajar Alea memang sedikit ramai, karena banyak mahasiswa pulang kampus atau dari orang yang menonton pertandingan basket. Rendi membuka pintu depan, agar Alea bisa masuk. Tak lama kemudian gadis itu pun sudah duduk di jok penumpang mobil Rendi. “Kok sendirian, Kak. Bu Mila gak bareng?” tanya Alea. “Mama bawa mobil sendiri kok. Aku anter ke mana ini?” tanya Rendi ingin tahu ke mana tujuan mereka. “Ke minimarket depan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD