All about our Mom

1125 Words

“Lihat kesini!” pinta Rayyan saat manik mata Tiara masih saja mencari cara untuk lolos dari bola matanya. Tatapan mereka kembali beradu, tak lama tatapan itu berpaling ke leher Rayyan. Ada luka sayatan kecil di sana. Pasti karena kejatuhan buku-buku tadi. Mungkin salah satu kertasnya menggores kulit lehernya. Kali ini Tiara memiliki alasan untuk tidak menatap mata Rayyan. Tiara membuka pouch kecil miliknya yang senantiasa dibawanya kemana-mana. Mengeluarkan plester dari dalamnya, memasangkannya di tempat luka Rayyan setelah membalur dengan obat luka. "Kenapa?" tanya Rayyan menatap Tiara yang fokus menempel plester di lehernya. "Ada sedikit luka kecil!" seru Tiara "Benarkah? Akh, pantas sedikit perih!" keluh Rayyan. Senyum keduanya mengembang, tatapan mereka kembali saling beradu beb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD