Part ini antara sedih dan senang sih guys Selamat membaca Spam komentar juga boleh, bebas kok Part 64 "Kenapa lo gak cerita kalau lo dibully sama mereka?" Salma berkacak pinggang dan baru saja Silma menceritakan apa yang dialami selama sekolah di SMA Louwis. "Maaf." "Maaf-maaf mulu. Jadi di toko sepatu kemarin itu, dia emang bully lo?" "Iya." Silma menundukkan kepalanya dan Salma masih berdiri di depannya. "Selama ini berbohong juga lo ke gue. Gak nyangka deh lo anggap gue saudara atau apa." Salma duduk di sebelah kakaknya. Berusaja tenang meski emosi rasanya mengetahui kakaknya selama ini dibully oleh mereka. "Gue tau lo kena masalah, Sal." "Emang lo bisa mengatasi sendiri tanpa bantuan orang lain? Lo aja suka bergantung sama orang lain dan sok-sok menyembunyikan masalah. T

