"Paman Sekala mana, Sayang? Kok Clover pulang sendirian?" tanya Prisma sambil mengedar pandang. Ia mengangkat tubuh mungil sang putri dan menggendongnya. Tadi pagi-pagi sekali, Sekala sengaja mengajak Clover pergi ke taman dekat rumah. Sekalian olahraga sekaligus menemani keponakannya bermain. "Paman Sekala sedang berbicara dengan Paman tampan, Ma," jawab Clover tersenyum. Bukan hanya Ivy saja yang terpesona dengan ketampanan Birru, tetapi Clover juga. Hanya saja, gadis kecil itu tidak seperti Ivy yang langsung menunjukkan kesukaannya pada Birru. Sifatnya sedikit dingin dan tidak terlalu menunjukkan perasaannya. Terlihat seperti Prisma sekaligus Birru. "Paman tampan siapa?" tanya Prisma penasaran dengan dahi yang mengernyit. "Paman tampan, Ma," jawab Clover seolah sang ibu tahu pria t

