Prisma jatuh di atas tubuh Birru tepat mengenai sesuatu. Awalnya memang tertidur pulas, tetapi terbangun secara tiba-tiba. Lihat saja, mata Birru sudah berkabut dan suara yang cukup serak. Berbeda dengan suara orang yang baru bangun tidur dengan orang yang menginginkan hal itu. Mendengar ucapan Birru membuat Prisma menoleh ke arah putrinya dan bangkit dengan terkejut. "Aku pikir kau sudah berubah, tapi masih sama saja," kata Prisma berbisik. Ia ingat betul kejadian enam tahun lalu ketika Birru menjemputnya di apartemen. Sikapnya benar-benar aneh dan terlihat seperti orang yang tidak sehat. Namun, alih-alih mau diajak ke rumah sakit justru meminta kamar hotel. Bukankah kejadian saat ini mirip sekali? Birru ikut bangkit dan berdiri tepat di depan Prisma. "Bercanda, Sayang, bercanda" ujarn

