83. Clover ... Dia Anak Kandungku

1629 Words

Setelah menyadari ucapannya, Prisma menutup mulut dengan manik mata terbelalak. Melangkah mundur dengan tubuh bergetar. Bagaimana bisa ia membocorkan rahasia yang disembunyikan rapat-rapat? "Hah? A-apa? Da-darah dagingku?" Birru terlihat sangat terkejut. Mulutnya terbuka lebar dan raut wajahnya terlihat seperti orang bodoh. Aura dingin dan ketegasannya seolah hilang begitu saja. "Maksudmu Clover anak kandungku?" tanya Birru setelah memahami ucapan Prisma. Mendengar pertanyaan yang Birru lontarkan membuat Prisma kembali pada kesadarannya. "Tidak. Clover bukan anakmu!" "Jangan bohong, Prisma! Sudah jelas-jelas aku mendengar kau mengatakan kalau Clover darah dagingku." Birru tidak percaya dengan kebohongan Prisma. Ia melangkah maju membuat Prisma memundurkan langkahnya. Sudah terlanjur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD