Bab 24. Takut untuk mengakui

1324 Words

"Kamu tidak berangkat kerja, Lis?" "Nggak, Sof, biar aku temani kamu sebentar saja lagi," ujar Lisa menatap iba sahabatnya yang sedari tadi terus menangis. "Tapi, kalian beneran sudah jadian?" Jiwa kepo Lisa mulai menggeliat. Ingin tahu lebih jauh lagi tentang status hubungan Sofia dan Charles. "Aku juga nggak tau Lisa, tapi dia itu overprotektif sama aku. Kadang bikin aku salah paham tau nggak? Dia cuma bilang kalau cinta sama aku sekali. Terus tiba-tiba dia ngajak aku nikah pakai alasan kalau hubungan aku sama dia itu saling menguntungkan, bukan karena dia cinta aku!" adu Sofia sambil sesenggukan menahan sisa tangisnya. "Gimana waktu dia bilang cinta sama kamu? Apa sambil bawa bunga atau hadiah gitu?” Sofia terdiam sejenak. "Nggak sama sekali. Dia juga bilang kalau aku bodoh. Masa di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD