Bab 23. Cukup satu kali.

1412 Words

"Sofia! Keluar kamu!" "Itu, kan, Dara?! Mau apa itu mak lampir sepagi ini sudah nongol saja? Teriak-teriak lagi!" omel Percy kesal karena aktivitas sarapan pagi mereka terganggu oleh suara orang di depan rumahnya. Sofia yang sudah izin dengan Charles untuk menginap di rumah omnya tadi malam juga sedang menikmati sarapan pagi bersama. "Tante, biarin aja dia. Ayo, lanjut makan," cegah Sofia dan lanjut memakan sarapannya dan mengabaikan teriakan panggilan namanya. "Tapi, Sayang, malu sama tetangga, loh!" ujar Percy kemudiannya dengan tampang cemberut. Dia ingin sekali keluar dan membalas teriakan wanita itu. "Yang teriak dia, ngapain juga kita yang harus malu. Seharusnya dia yang malu, ‘kan?" celetuk Sofia tidak peduli. "Benar apa yang dibilang Sofia barusan itu, Ma. Mending kita maka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD