Insiden Gaun Pengantin

1085 Words

Melihat Kara terengah-engah, Frank pun mengulurkan lengan. "Butuh bantuan?" Ruangan seketika terisi keheningan. Komentar para penonton pun mengalir lebih deras. Sebagian berpikir kalau Frank sangat baik dan sopan, sedangkan sebagian lagi mengatakan kalau Frank seharusnya memikirkan perasaan calon istrinya. Kara tahu kehebohan apa yang akan terjadi di dunia maya kalau ia menyambut lengan Frank. Karena itu, ia menggelengkan kepala dan mengangkat gaunnya lebih tinggi. "Tidak, terima kasih, Tuan." Setelah itu, ia mulai berjalan. Frank dengan setia menyertai langkahnya, sedangkan Isabela membawa kamera mengitarinya. Gadis sombong itu berhenti saat mendapat sudut pandang terjelas. "Kau terlalu lambat, Kara. Ruangan ini luas. Kau bisa berjalan lebih cepat." Kara mengangguk. Hatinya berd

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD