Sebelum Louis sempat memutuskan, sang ibu menahannya. "Sayang, dari mana kalian mengenal laki-laki ini?" tanya Kara was-was. "Dia laki-laki yang ditabrak Emily," sahut Louis ringan. Kara pun tertegun. Ia tidak menduga bahwa takdir punya jalan sendiri untuk mempertemukan anak-anak dengan ayah mereka. Frank mengerti makna di balik ekspresi itu. Sambil menggendong Emily, ia berjalan menuju Kara. "Bagaimana kalau kita turun sekarang? Kita harus mengabarkan bahwa anak-anak sudah ditemukan dengan selamat." Napas Kara tertahan. Ia tidak suka mendengar panggilan itu. Frank seakan telah mengetahui identitas si Kembar dan berencana mengambil mereka darinya. “Ini tidak boleh dibiarkan.” "Ya, kita harus turun dari sini." Kara mengangkat Louis tanpa menyentuh gips-nya, lalu menyodorkan seb

