Bella terbangun dari tidurnya sambil mengelus kepala, dia menyesal karena memilih untuk minum. Bella bangkit dan duduk dengan bersandar di kepala ranjang. Saat mencoba menyadarkan diri, bayangan kejadian semalam berputar dan Bella hanya ingat saat dia mengatakan Ian itu b******k, kejam, juga sadis. Bella menutup mulutnya dengan tangan, apa yang dia lakukan tentu saja salah. Bagaimana jika Ian marah kepadanya. Bukannya memperbaiki keadaan, Bella justru memperburuk keadaan diantara mereka. Bella menatap ke seluruh penjuru kamar, untung saja Ian tidak ada. Jika ada, Bella tidak tau harus bersikap bagaimana. Lama terdiam memikirkan nasibnya, Bella lantas turun dari ranjang. Biarlah, Bella akan memikirkan itu nanti, dia ingin pergi membersihkan diri sekarang. Namun, saat membuka pintu, Bell

