Bab. 17

1105 Words
Mata Wu Kui yang memang sudah merah semakin menjadi merah gelap, ia tak segan-segan melontarkan serangan ke arah Xiao Linlin. Xiao Linlin memandang putranya kecewa dan sedih. Kecewa pada dirinya sendiri, kenapa ia gagal mendidik putranya. Xiao Linlin pun menghilang teleportrasi ke rumah nya sendiri. ............... Hari-hari telah berlalu menghabiskan di ruang angkasanya, entah apa yang ia perbuat di sana. Hanya xiao Linlin yang tahu. Seminggu kemudian, Xiao Linlin mengumpulkan The Evil Eyes ( TE2 ). Mereka sudah berhasil dalam kultifasi mereka. Banyak perubahan dalam penampilan mereka, yang membuat lebih bersinar dari sebelum nya. "Aku mengumpulkan kalian semua bukan tugas mata-mata lagi, tapi ini lebih besar lagi. Kalian akan aku bagi menjadi empat kelompok, dari kelompok kalian akan menjalankan tugas masing-masing dan langsung di laporkan kepada ku secara langsung." Xiao Linlin menarik nafas panjang. Beban yang ia pikul semakin berat rasanya. Ini bukan hanya masalah dendam saja, tapi ini menyangkut semua manusia. Entah apa yang di lakukan Wu Kui dengan mata air surgawi yang telah ia berikan. Tapi...firasatnya tidak enak. Seperti mengatakan akan ada bencana besar yang akan menimpa manusia. Sekali lagi ia memandang orang-orang yang ada di depannya. "Kita butuh orang lagi yang bersedia setia padaku sampai mati, lebih banyak orang lebih baik. Karena aku merasa masa yang akan datang akan banyak bencana yang akan menimpa manusia. Jadi..aku butuh orang yang rela mati untuk kedamaian dunia" jelas Linlin diplomatis. "Bos, sebenarnya apa yang akan terjadi?" "Ini baru sangkaan ku saja, kaisar kegelapan sudah bangkit, dan aku tidak menyadarinya ketika ia meminta sesuatu yang berharga dari ku. Setelah aku memberikannya kemarin. Aku baru menyadarinya jika kegelapan dalam dirinya yang telah aku segel dua ribu tahun yang lalu ternyata telah pecah. Ketika aku akan menyegelnya kembali, dia bisa menghindar bahkan menyerangku balik. Sepertinya...dia gagal mengendalikan kegelapan itu. ( Xiao Linlin memejamkan matanya dan mendesah) dia adalah Wu Kui putraku yang pernah aku kenalkan kepada kalian. Jadi bila kalian bertemu dengannya lakukan seperti biasa tapi tetap waspada. Aku tak ingin kalian celaka olehnya. Aku sedang mencari cara untuk menyelamatkannya dari kegelapan itu" "Bos, tugas apa yang akan kamu berikan pada kami?" Tanya LIG/little immortal girl. Xiao Linlin pun membagi mereka menjadi empat kelompok, terdiri dari kelompok kucing, harimau, singa dan citah. Kucing tugasnya masih mengumpulkan rahasia, mereka harus merekrut banyak orang di bawah pengawasan mereka. Harimau tugasnya maju di garis depan jika ada kesulitan menghadang mereka, dan harus merekrut seribu orang. Singa tugasnya dalam kegelapan, seperti prajurit bayangan atau rahasia. Tugas mereka apapun yang Xiao Linlin perintahkan. Citah mereka harus gesit dalam hal melarikan diri atau melakukan atugas mereka dalam hal kecepatan tanpa tanding. Mereka harus mencari seribu orang dalam hal ini. Masalah dendam Xiao Linlin, ia kesampingkan dulu. Sebab masalah kaisar kegelapan lebih penting dari pada dendam pribadi. Apa yang di khawatir kan Xiao Linlin memang benar adanya, Wu Kui sedang menciptakan makhluk yang tanpa tanding. Ini gabungan antara makhluk-makhluk yang di ciptakan prof Lan Tianye dengan apa yang ia ciptakan. Manusia mutan dengan perlengkapan anti baja. Ini tahan dari gempuran senjata tajam. Makhluk seperti ini ada ribuan di laboratorium lima puluh meter dari permukaan tanah yang telah Wu Kui bangun tujuh ratus tahun yang lalu.. benar-benar mengerikan jika mereka menyerang umat manusia, apa yang terjadi? Entah apa yang di pikirkan Wu Kui, ia mendirikan pangkalan manusia mutan yang begitu banyaknya. Yang jelas ini akan menghancurkan peradaban manusia sekarang. ******** Sementara itu..king devil sudah menemukan tubuh yang cocok dengannya ia adalah adik dari Wu JeiLie. Wu Sang Yi. Dengan tubuh barunya ia mulai menggoda manusia untuk masuk kejalan gelap, tak pandang bulu apa jenis manusianya pria atau wanita, tua atau muda. Bahkan anak kecil tak luput dari jeratannya. Kegelapan semakin mencekik umat manusia, Xiao Linlin Tak punya banyak waktu lagi untuk mempersiapkan diri. Di kafetaria, Linlin duduk termenung menatap kosong ke arah jalan yang masih di padati oleh manusia. Ia tak bisa membayangkan jika rutinitas seperti ini akan hilang karena putranya, Xiao Linlin mendesah berat. Menyesap kopi pahitnya agar menjernihkan pikirannya. "Nona boleh saya duduk disini, semua tempat sudah penuh" Sura berat seorang pria muda membuyarkan pikiran kacaunya. "Ah ya, silahkan" sambil mendongakkan kepalanya keatas melihat lawan bicaranya. "Alex? Kenapa kamu bisa disini?" Tanya Xiao Linlin terkejut melihat kenalan lama di Indonesia. "Linlin? Ya ampuuun akhirnya aku menemukanmu. Aku sudah keliling kota Beijing ini untuk menemukan mu" kata pria itu girang, yang tak lain adalah Alexander, si polisi tampan dari Indonesia. "Perihal apa yang membuatmu jauh-jauh datang mencariku?" "Linlin, ingatkah kamu kasus terakhir yang aku tangani?" "Hmmm..ingat, kenapa?" "Kasus hilangnya manusia sekarang lebih banyak lagi dan gila-gilaan. Dan juga ada makhluk setengah hewan dengan perlengkapan baja muncul di Indonesia. Membuat semua orang resah dan ketakutan. Apa lagi mereka mengambil manusia yang bertalenta tinggi untuk di jadikan obyek eksperimen menjadi manusia mutan" jelas Alex menganduk kengerian dalam nada bicaranya. "Aku pernah berhasil menyusup ke markas penculik itu, dan....itu berada lima puluh meter dari permukaan tanah, di sana ada semacam kota yang di huni manusia mutan ribuan manusia. Jika mereka menyerang satu negara aku tebak akan hancur lebur. Dan...salah satu ilmuwan disana menyebutkan jika penelitian mereka berhasil sukses karena air....apa ya? Aku lupa. Air...ah iya, air mata surgawie dewa, yang katanya bisa menghidupkan manusia mati jika nyawanya belum benar-benar meninggalkan jasad nya. " Alex pun memperinci apa yang ia temukan di laboratorium itu, Xiao Linlin menebak jika itu semua perbuatan putranya Wu Kui. Ia ternyata telah mempersiapkan dalam jangka waktu yang sangat lama. Linlin pun mengajak Alexander menemui the evil eyes, dan Linlin menawarkan pada Alex untuk menjadi kultifator yang bisa menghadapi bencana yang akan datang, alex pun setuju. Sekarang ini di bawah naungan the evil eyes sudah ada lima ratus orang yang suka rela menjadi bawahan Xiao Linlin. Mereka di latih dengan keras oleh Xiao Linlin sendiri, ia tak ingin ada kesalahan sekecil apapun dalam melatih mereka. Wu Kui, prof Lan Tianye Dan king devil telah bersatu padu untuk membuat dunia menjadi kacau balau, mereka bertiga mulai melancarkan serangan di tengah-tengah masyarakat dengan beberapa monster ciptaan prof Lan Tianye. Banyak negara yang siaga satu, sebab banyak makhluk aneh yang muncul tiba-tiba dan pergi tanpa jejak sedikitpun. Le Fang Shio melihat ada bahaya yang lebih besar dari ke hancuran kerajaan Elf pun memutuskan menemui Xiao Linlin lebih cepat, ia membuang rencana ala novel untuk membuat Xiao Linlin jatuh cinta padanya. Ketika ia berhadapan dengan Linlin rasa gugup nya menyebar keseluruh tubuh dan ia tutupi dengan tampang dinginnya. Ia menjelaskan bahwa ia suami Xiao Linlin ketia ia koma selama ribuan tahun lamanya dan mereka berdua mempunyai putra, karena desakan para sesepuh untuk mendapatkan ahli waris. Jadi.. ia meminta maaf pada Xiao Linlin Karena menyentuhnya ketika ia tak sadar. Xiao Linlin Hanya menatap datar pria di depannya ini, apa denga semua penjelasan ini ia akan muda memaafkannya? Itu mustahil, karena ia merasa dirinya ini menjadi pabrik pembuat anak bagi pria mana saja.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD