Xiao Linlin muncul di dalam mobil yang terparkir depan rumah yang dihuni Xiao Sanni, senyum tipis tersungging di bibir pink nya. Ada kilasan kekejaman di dua kelopak matanya, mereka yang telah membuatnya rugi akan ia balas seratus bahkan seribu kali lipat yang pernah mereka lakukan padanya. Ini hanya permulaan saja.
Mobil hitam itupun melaju meninggalkan tempat tinggal Wu Sang Yi.
Di tempat lain...
Ada bentrokan antara anggota the evil Eyes dengan penjaga rahasia milik profesor Lan Tianye yang memergoki mereka. Benar-benar penjagaan yang ketat.
Mu zanji dan Lan Mimi bergerak sangat cepat untuk mengecoh orang-orang nya Lan Tianye, sedangkan J2 mencuri berkas penting di brangkas milik Lan Tianye. Berkas ini tentang rancangan atau formula pembuatan manusia setengah hewan yang sudah di kembangkan 20 tahun lamanya. Ketika Lan Tianye masih muda. Dan... J2 hanya bisa mengambil salinan dokumen itu, yang asli sepertinya di simpan secara pribadi oleh profesor itu.
Ketika J2 keluar , keduanya memberi isyarat kepada ZM untuk segera keluar. Tapi..Lan Mimi terkena tembak yang satu centimeter dari jantungnya.
"Mi'er!" Teriak Zinji panik. Ia segera menangkap tubuh Mimi yang bersimbah darah di dadanya.
"Kaka Zin.. Maaf..a..ki menyusah ..kan..mu"
"Ssstttt diam lah. Triple J tolong mi'er.."panik Z. Ia berencana akan melamar Mimi besok setelah tugas ini selesai.
Tiba-tiba di arah berlawanan ada empat ekor macan tutul yang besarnya tidak normal. Tanpa memberi mereka kesempatan menghindar empat macan itu menyerang bersamaan. J2 kualahan menghadapi ke empat macan itu, sedangkan Zinji sibuk menghentikan pendarahan Mimi, pikiran mereka sudah buntu, mereka membayangkan jika ini adalah akhir hidup mereka. Tapi siapa sangka jika ada dewa penolong yang datang tepat waktu. Ada seorang pemuda yang sangat tampan menghadapi empat macan tutul itu dengan sekali gebrakan, ia kemudian memberikan semacam pil ke Mimi untuk di telan.
"Hei! Apa yang kamu berikan ke mi'er barusan?!" Hardik Zinji murka.
"Ck, manusia menyusahkan. Cepat pergi dari sini itu yang terpenting. Jangan sampai buang-buang waktu kalau tak ingin kekasih mu mati kehabisan darah"sarkas pemuda itu.
"Iya ZM, kita harus keluar dari sini dulu. Entah makhluk apalagi yang akan keluar menyerang kita" kata Jon kembaran Job. J2.
"Okey, tapi kita tidak bisa keluar dengan cepat" kata Zinji khawatir.
"Terpaksa kita pagil bos,( job pun memecahkan bola kelereng pemberian Linlin dulu) bos kami butuh bantuan mu", baru saja job berhenti bicara , di depan mereka ada bayangan perempuan yang muncul secara.tiba-tiba.
"Ayo, watunya tidak banyak" Linlin segera membawa keempatnya plus pemuda itu berteleport ke tempat lain.
Mereka sekarang berada di rumah sakit dan segera Mimi dapat penanganan.
"Berikan elesir ini ke Mimi sebelum di oprasi pengangkatan peluru. Ini obat agar dia tidak kehabisan darah" kata Linlin ke Zinji dan memberikannya sebotol ukuran mini ke Zinji, ini adalah air surgawie dewa yang telah di campur dengan beberapa tanaman obat.
"Iya, terimakasih bos." Zinji pun meminumkan elesir itu ke Mimi sebelum masuk keruang oprasi.
Yang tidak seorang pun tahu jika orang yang sekarat dan meminum air surgawie dewa, ia akan bangkit dari kematian dan lukanya akan sembuh dalam hitungan jam. Tapi.. karena air surgawie dewa telah bercampur dengan obat lainnya, fungsinya akan melambat menjadi beberapa hari untuk menyembuhkan luka. Jadi manusia tidak akan curiga tentang penyembuhan secara instan di sebabkan air surgawie dewa.
"Bos, pemuda ini yang telah menyelamatkan kami dari maut" kata Jon ke Xiao Linlin.
Xiao Linlin pun mengarahkan pandangannya ke pmuda itu. Sangat tampan untuk ukuran manusia. Ia mencium samar-samar bau tubuh pemuda di sampingnya itu, bau bangsa Elf? Walau sangat samar sekali. Mungkin dia manusia campuran dengan bangsa Elf. Sekarang ini banyak sekali ras campuran seperti pemuda ini.
"Terimakasih telah menolong anak buah saya, kalau boleh tahu siapa namamu?" Xiao Linlin.
"Namaku Zhang Shui" jawab pemuda itu dengan mata berbinar-binar, ada kerinduan yang mendalam ketika melihat Xiao Linlin. Tapi hanya satu detik saja.
"Saya akan menyiapkan uang untuk tanda terimakasih ku padamu" Xiao Linlin.
"Tidak, tidak, tidak. Saya tidak butuh uang tapi pekerjaan, bisakah anda memberi saya pekerjaan, saya dengar anda bos mereka. Jadi pasti anda punya pekerjaan buat saya"
"Emm..coba nanti saya tanyakan ke wakil saya, apa ada pekerjaan buatmu atau tidak"
"Ach.. terimakasih-terimakasih. Saya pasti bekerja dengan sungguh-sungguh." Kata shui riang.
"Itu belum pasti, ach iya saya belum menyebutkan nama saya, saya Xiao Linlin, Dua laki-laki kembar itu Jon dan job, dan laki-laki yang mondar-mandir itu Zinji dan perempuan yang di oprasi itu Mimi kekasihnya.
"Ach iya.."
Tlululut...hape shui berbunyi.
"Maaf saya tinggal dulu karena ada urusan mendesak, o ya..saya nanti menghubungi siapa ya? Untuk informasi pekerjaan saya?"
"Datang saja ke alamat ini" Linlin pun memberi kartu nama perusahaan ke shui.
"Terimakasih, sampai jumpa"
"Sama-sama, sampai jumpa"
Di tempat profesor Lan Tianye, is mendapat kabar jika kediamannya di gang tuju di masuki penyusup dan mencuri dokumen kopian miliknya, iapun sangat marah. Ia membunuh tiga penjaga yang melaporkan kejadian penyusupan itu. Di katakan ke empat penyusup itu bertopeng hitam dan satu lagi yang datang menyelamatkan keempatnya. Setelah itu ada yang datang secara tiba-tiba membawa mereka pergi dengan sekejap mata.
Lan Tianye sangat penasaran siapa gerangan orang yang bisa melakukan teleportrasi di jaman sekarang? Ia harus bisa menangkap orang ini untuk eksperimen nya.
"Perintahlan semua mata-mata di seluruh negeri untuk mencari perempuan misterius itu dan bawa dia hidup-hidup."
"Baik tuan"
Merekapun menyingkirkan tiga mayat itu dan segera menyebarkan mata-mata ke seluruh negeri.
Seoeng pemuda memasuki ruang kerja ayahnya dengan senyum riang gembira.
"Ayah, saya bertemu dengan ibu. Dia sangggggaaaaaat cantik seperti dulu, bahkan dia lebih cantik lagi, jika saya tidak tahu dia ibu saya, pasti dia akan saya nikahi" kata pemuda itu penuh pemujaan.
PLETAKKKK
Kepala pemuda itupun benjol karena jitakan ayahnya.
"Aduh ayah..jangan cemburu dengan anak sendiri" sewot shui ke ayahnya.
"Jaga bicaramu Shui"kata Fang Shio tajam.
"Iya iya...eh ayah tadi saya bertemu dengan manusia macan tutul, sepertinya orang yang memburu ibu ini bukan orang biasa. Dan saya juga menemukan kejanggalan di sebuah ruangan yang mengandung hawa kegelapan. Ayah.. mungkinkah ini...demon yang waktu itu?" Tanya shui hati-hati.
"Mungkin, karena.. jasadnya belum di temukan selama ini. Tapi...walaupun dia masih hidup ia tidak bisa seperti dulu lagi. Kecuali ia minum dan mandi mata air surgawie dewa. Hmmm masuk akal jika ia memburu mata air surgawie dewa dengan segala macam cara"
Dulu seribu tahun yang lalu, ketika Xiao Linlin tertidur cukup lama, muncul raja demon yang mencari mata air surgawie, entah bagaimana caranya ia mendapatkan informasi jika air ata surgawi ada di kerajaan nya dan itu berada di dalam tubuh istrinya. Maka dari itu ia menyerang kerajaannya yang menyebabkan banyak elf yang gugur di Medan perang, sebenarnya banyak Mentri yang mengusulkan untuk menyerahkan istrinya itu, tapi ia menentangnya karena ini bukan masalah kerajaan Elf saja tapi ini menyangkut seluruh umat manusia, jika air surgawie itu jatuh ketangan orang jahat maka dunia ini akan hancur, air ini bukan hanya bisa mengobati segala penyakit dan memberi ke abadian, tapi dia akan mendapatkan kekuatan yang tak terkira jika air ini di campur denga esense tanaman roh pelangi sepuluh ribu tahun yang hanya muncul sekali, itupun hanya satu jam saja. Ini adalah legenda di kerajaan Immortal seperti mereka ini.
Sayangnya raja demon gagal dan terluka parah ketika penyerbuan ke kerajaan Elf pada waktu itu. Dan ia hilang tanpa jejak.