Bab 10 : Perang Pun Terjadi

1531 Words

“Dengan Pak Gyan Samudra? Oh, maaf apa Anda sudah punya janji dengan beliau?” tanya petugas front office kantor Heigenz. Inc. “Belum, tapi bisa bilang kalau Dya Meera yang ingin bertemu dengannya,” balas Meera. “Dengan keperluan apa?” “Ada lanjutan negoisasi kerjasama yang perlu saya sampaikan pada Pak Gyan Samudra.” Meera tersenyum. “Baik, tunggu sebentar.” Petugas itu mengangkat gagang telepon dan menghubungi seseorang. Dia berbicara lalu menutup telepon itu. Dia kembali berbicara pada Meera dengan ramah. “Maaf, tapi Pak Gya Samudra sedang tidak ada ditempat. Beliau sedang mengunjungi pabrik produksi saat ini. Apa Anda berkenan menunggu atau ingin membuat janji di lain hari?” Wanita itu mengangkat pulpen dan mempersiapkan kertas memo. “Oh, nggak usah deh kalau gitu. Terima kasih.” M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD