Bab 32. Ajakan Seno

714 Words

Setelah memastikan istrinya pergi dari balik jendela kamar, Seno bergegas ke luar kamarnya menuju ruang bermain anak-anak. Perasaannya berubah senang melihat Anik dan kedua anaknya sedang bermain ular tangga bersama. Dia mengamati Anik yang sedang mengajari Pandu bermain dan menjelaskan cara bermain. “Aku menang! Aku menang!” teriak Ceci senang, dan Pandu ikut senang dengan kemenangan kakaknya. “Lagi, Ceci!” ajak Pandu. “Kak Ceci, Pandu.” Anik tidak bosan mengingatkan Pandu untuk lebih sopan saat menyapa kakaknya, meskipun sangat sulit. “Kak Ceci? Hmmm.” “Nggak usah pake kakak, Ceci aja nggak apa-apa.” Ceci tetap membela adiknya. “Okelah.” Anik mengalah saja. Lalu mereka bermain lagi. Seno diam-diam mendekati Anik dan duduk di belakangnya. Anik refleks menoleh, mencium aroma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD