Bab 23

1026 Words

"Kalau menurutmu?" Pertanyaan singkat dari Rangga meluncur tenang di balik remang kabin sedan yang membelah malam. Suara berat pria itu bergaung halus, menggantung di antara mereka. Aruna sempat tertegun sepersekian detik. Mata bulatnya berkedip beberapa kali, menatap garis wajah tegap di sampingnya yang terlihat tenang tanpa celah. Namun, rasa canggung itu hanya bertahan sekejap sebelum jiwa Aruna kembali berkuasa. "Ya... akting lah! Apalagi?" Aruna terkekeh santai sambil menarik kakinya dari pangkuan Rangga. "Gila aja kalau bukan akting. Maksud gue, lo kan CEO Mahendra Group yang paling rasional sedunia. Tadi itu cuma bagian dari mempertahankan investasi dan pamer keharmonisan di depan Kakek Baskoro kan? Ya... walaupun gue akui, akting lo pas pasang badan tadi bener-bener keren banget

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD