Jangan pergi

1073 Words

Fardi memijit pelipisnya yang terasa begitu pening hari ini. Sudah beberapa hari, sejak ia datang menemui Rey, sepertinya masalah itu datang bertubi-tubi. Bukan hanya mengenai perusahaan yang ia kelola saat ini. Namun, pikirannya selalu bermasalah. Ia teringat dengan wanita cantik bernama ... Lupita. Ya ... sang mantan istri. Bukan hanya pikirannya, namun hatinya pun terus bergumam seakan nama itu tak bisa hilang. Kenapa? Kenapa dia bisa begini? Apa itu karena ucapan Rey? "Aarrgghh ..." Fardi menjambak rambutnya sendiri karena tak tahan dengan semua masalahnya. "Pak, mohon maaf mengganggu, ini laporan keuangan yang bapak inginkan." "Tak apa, terimakasih." Fardi mulai membuka lembaran itu, kedua matanya sangat fokus melihat jumlah angka yang tertera di sana. Plakk!! Ia melempa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD