Raja yang Tidak Berdaya

1865 Words

. Di Istana, Faritzal meringkuk di belakang meja kerjanya yang besar. Pintu ruangan itu dibukanya lebar-lebar dan para petinggi militer dipanggil bergantian untuk menghadap padanya. Para menteri perang dan menteri sipil lain yang ia pikir ikut terdampak penyerbuan Vocksar ini ikut dicarinya. Faritzal meminta pendapat mereka sekaligus rencana-rencana yang harus disiapkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan buruk yang mungkin terjadi. Di bawah meja besar itu, kakinya gemetaran, dan jantungnya belum kunjung tenang. Ada kegelisahan yang terus menguasai Faritzal tanpa berkurang sedikit pun. Ia sadar peluang kemenangan menantang Vocksar secara terbuka seperti ini sangatlah kecil, tapi apa yang sudah dimulainya harus ia selesaikan. Pikirannya terus berputar pada satu hal lagi yang menja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD