Kembalinya sang Pangeran

2164 Words

. Angkasa hampir kehabisan napasnya ketika ia melihat gapura desa Vocksar di ujung jalan. Hanya ada satu hal yang kini menjadi fokus yang ia tuju, menemukan Buros!            “Dia tidak boleh bertemu mereka!” gumam Angkasa di sela engah napasnya. Di tengah fokusnya untuk memaksimalkan kecepatan mencapai desa itu dan memastikan Buros tak ada di sana, dia hampir tak menyadari jika ada bayangan yang terus mengikutinya. Jauh di sisi kanannya, di balik semak-semak itu, seseorang berkuda di arah jam 5. Angkasa kurangi kecepatannya ketika bayangan itu semakin jelas dan bergerak sesuai dengan kecepatan dan arah. Angkasa berhenti. Dia pandangi bayangan yang ikut berhenti itu. Ada sebentuk ketegangan yang semakin serius ketika pikirannya mempertimbangkan, Bagaimana jika dia Buros? Apa yang akan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD