Sebelum kandungannya tampak membesar, Luna memutuskan untuk pindah ke rumah almarhum mamanya Felix. Sebab dia ingat kata orang zaman dulu, untuk tidak berpindah-pindah rumah ketika tengah berbadan dua, demi menghindari si bayi kembali muda. Di dalam kediaman yang tiga kali lebih mewah daripada rumah Felix, kehadirannya disambut hangat oleh seluruh asisten setia nyonya Marseille. Mereka bahkan ada yang menitikkan air mata karena merasa bahagia dan haru dalam waktu yang bersamaan. Apalagi ketika melihat pak Rudi. Asisten rumah tangga senior langsung memeluk dan mempertanyakan kabar beliau. Yang mereka ketahui adalah, pak Rudi menghilang sesaat setelah nyonya Marseille meninggal dunia. Pak Rudi pun tampak menyembunyikan kebenaran, mengenai penderitaan hidup yang ia jalani ulah tuan Vincen

