Terkuak

1035 Words
Hari mulai sore, Nicholas dan Justin pun bergegas untuk pulang kerumah, tak lupa ia berpesan ke resepsionis dan membawa map gadis tadi. "Jangan lupa, panggil dia besok pagi" ucap Nicholas dingin " Baik tuan" jawabnya Justin yang penasaran dengan map tersebutpun mengambilnya dari resepsionis dan melihat nya "(terkekeh kecil) ternyata kau gadis kecil, benar dugaan ku sekarang kau jatuh cinta pada pandangan pertama Nicholas, yes( sambil mengepalkan tangannya) akhirnya aku juga akan bisa mempublikkan hubungan ku" gumanya dalam hati ya Justin memang sudah memiliki pacar tapi ia ragu untuk mempublikkan karna takut Sahabat nya akan tersinggung Justin pun mengembalikan map itu dan pergi mengikuti Nicholas yang sudah sampai di depan mobil "Lama sekali kau Justin, lelet seperti wanita" ucapnya jengkel Justin pun tak peduli dengan Omelan Nicholas, dia segera membuka pintu mobil untuk Nicholas dan segera masuk untuk mengemudikan mobilnya "Kita akan kemana dulu bro? " tanya Justin "pulang ke mansion, aku sangat lelah" jawabnya dingin "apa kau tak ingin melihat yang asik2 dulu" ucap Justin meyakinkan Nicholas "tidak" ucapnya singkat "Nicho ! apa aku boleh tanya sesuatu padamu? " ucap Justin "hmn" singkatnya "Apa kau masih belum bisa move on dari dia? " tanya Justin "Sudah aku katakan jangan..." belum sempat ia melanjutkan kan omongannya Justin sudah memotongnya "Heii... ini sudah lebih dari 3 tahun Nicho , dia itu bukan gadis baik-baik, apa perlu aku menyelidiki nya ? dan bila perlu aku akan terbang ke Meksiko untuk membuka mata hati mu jika dia bukan wanita baik-baik" ucapnya dengan penuh emosi "Sadar lah Cho, masih banyak wanita cantik dan lebih dari dia" imbuh Justin Nicholas hanya terdiam dan memikirkan perkataan Justin sembari menatap luar jendela. dan betapa kagetnya dia ketika mengarahkan pandangan ke sebuah taman yang ia lewati "Berhenti" ucap Nicholas yang langsung dituruti oleh Justin Nicholas pun turun dari mobil dan berlari ke arah taman, Justin yang bingung langsung meminggirkan mobilnya dan keluar menyusul Nicholas Deg... Betapa kagetnya Nicholas melihat pemandangan yang sangat luar biasa, begitupun dengan Justin yang baru sampai menghampiri Nicholas Prok...prok...prokkk... Suara tepuk tangan itupun terdengar oleh sepasang kekasih yang tampak begitu mesra,dan sehingga mengagetkan bagi wanita tersebut "N-nicholas" serunya gugup melihat Nicholas berdiri tepat di sampin tempat duduknya "Apa kau kenal dengan pria itu sayang? " tanya pria yang menjadi pasangan wanita itu Nicholas yang terkekeh kecil hanya bisa menahan rasa sedih yang dia rasakan, dia heran dengan wanita yang sudah bersama dia selama 5 tahun dan menghilang selama 3 tahun lebih ternyata menemui nya dengan seperti ini. " ternyata benar Justin yang kau ucapkan" ucap Nicholas ke Justin yang hanya di angguki oleh Justin "Ternyata kau benar-benar wanita menjijikan emely, aku sudah menaruh besar haparn ku untukmu dan ternyata kau sia-sia kan! (seringai kecil pun muncul) mulai detik ini jangan pernah kau munculkan wajah munafikmu itu di hadapan ku, aku jijik melihat mu " ucap Nicholas penuh amarah Ya wanita itu adalah emely, kekasih Nicholas yang baru saja di bicarakan oleh Justin tadi, dia adalah wanita pertama yang menghiasai hati Nicholas 8 tahun lamanya yang mana 3 tahun itu dia mnghilang "Nicholas ini semua tidak seperti yang kau lihat, aku.." belum semoat emely melanjutkan bicara nya sudah di potong oleh Nicholas "cukup, aku tak ingin mendengar alasan apapun dari mulut busukmu itu, kau wanita menjijikan yang selama ini aku kenal " potongnya pada emely "pergi dari sini Justin aku muak melihat wanita munafik seperti dia" ucap Nicholas semabri meninggalkan taman itu "Baik tuan" jawab Justin mengikuti sahabtanya "Nicholas tunggu, aku bisa jelasin ini semua" teriak emely tanah tak di hiraukan Nicholas setibanya di dalam mobil Justin pun melajukan kendaraannya,dan Betapa beningnya didalam , Justin pun memberanikan diri bersuara "aku kira dia benar-benar di Meksiko ternyata dia tak lebih dari wanita munafik" ucapnya yang langsung di tatap oleh Nicholas tapi tak di hiraukan Justin "Kenapa sepintar ini dia sembunyi dari kita,apa ...? " belum sempat selesai Nicholas memotong pembicaraan nya "Sudahlah aku tak ingin membahasnya, lebih baik kita kembali ke mansion" ucapnya pada Justin Mobilnya pun kembali melaju denga kecepatan sedang dan sampai lah ia di mansion nya, justinoun turun dan membuka pintu mobil dengan segera Nicholas keluar . tanpa menoleh ke maid yang menyapanya di rumah Nicholas pun bergegas masuk ke kamar knya di lantai 2 para maid hanya berpandangan heran melihat tuannya yang seperti nya di kuasai oleh amarah "Tuan Justin, kenapa dengan tuan Nicholas? " Tanya kepala maid yang juga sahabat kecilnya itu "Ceritanya panjang, sudahlah siapkan aku air hangat , aku Inging mandi!" ucap Justin sambil mencoel hidung kepala maid tersebut "ishhh kau ini kebiasan, bagaimana jika hidungku habis kau toeltoel Mulu" ucapnya sambil melangkah pergi ke kamar Justin *** "kau w************n emely,akan aku balas semua perbuatanmu kepada ku... arrrggggg....." ucapnya seraya menghempaskan semua barang barang yang ada di meja "Kau jalang emely" triak Nicholas Nicholas pun masuk ke bathroom dan merendamkan diri ke bathroom, "lihat saja emely apa yang akan kau rasakan setelah memepermaikan ku selama 8tahun" ucapnya dalam hati sambil meneguk wine yang ada di tangannya dengan di ikuti seringai kecil dari bibir seksi nya Setelah selesai membersihkan diri Nicholas pun keluar dan menuju walk-in closet dan segera mancari baju tidur nya Tok...tok...tok... "permisi tuan, makan malam sudah saya siapkan " ucap maid dari luar pintu "iya " balasnya dari dalam maid tersebutpun pergi menuju lantai bawah dan Nicholas bergegas merapikan diri dan segera turun ke bawah "selamat malam tuan" ucap para maid "malam" jawab Nicholas dimeja makan sudah ada Justin dan kepala maid.. ( oh ya Mimin belum ngasih tau ya , bdw kepala maid ini bernama Alicya yang kerap di panggil Alice,dia adalah anak kepala maid dmansion keluarga Nicholas, karna Nicholas punya mansion sendiri jadi di utuslah Alicya ini untuk jadi maid di mansion Nicholas yang kebetulan mereka berteman sejak kecil begitu juga dengan Justin) "kenapa mukamu murung Nicho?" ucap Alice penasaran "Alice bukannya sudah aku katakan jangan mengatakan ini dulu" bisik Justin ke Alice "makanlah aku tak ingin membahas masalah di meja makan" tegas Nicholas Merekapun melanjutkan makan malam tanpa bersuara hanya suara sendok dan garpu yang nyaring,selesai makan Nicholas pun kembali ke kamar nya yang di ikuti oleh Justin dan Alice yang juga ke kamar masing-masing. dan para maid lainnya membersihkan meja makan setelah tuannya selesai
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD