bc

Ketika Mafia Jatuh Cinta

book_age18+
57
FOLLOW
1K
READ
bold
like
intro-logo
Blurb

mengisahkan mafia yang dingin dan keras kepala, sangat arogan dan bahkan tidak memiliki belas kasih. saat dia bertemu gadis kecil cantik,yang cuek dan anggun, saat itu lah hatinya terkoyak, seakan-akan ingin mengejar nya sampai ia mendapat gadis tersebut dan sampai di titik mereka bersatu.

jangan lupa tetap dukung Aku ya, supaya semakin semangat nulis novel nya

chap-preview
Free preview
Awalan
Di kota A Nicholas Gerald Memimpin sebuah gengstar besar yang memiliki lebih dari 1000 anak buah yang terlatih begitu mahir, Nicholas pria yang biasa di panggil Nicho memiliki asisten yang sekaligus sahabat kecil yang bernama Justine Arlos tak lain ia adalah anak dari sahabat ayahnya. **** Di markas "selamat pagi tuan Nicho," sapa para anak buahnya "hemm" balasnya "Dimana Justin, kenapa dia tadi tidak menjemput ku? " tanya Nicho ke penjaga pintu "tuan Justin masih meneruskan pekerjaan yang semalam tuan" jawab sang penjaga Nicho pun langsung menghampiri Justin yang berada di ruangan kerjanya. Sesampainya di ruangan Justin "Apa pekerjaan mu itu lebih penting dari pada aku? tanya Nicho ketus sambil duduk di sofa "Maaf tuan,ini pekerjaan sangat penting karna ini menyangkut perdagangan yang kita kelola" jawabnya tanpa menoleh ke Nicho dan tetap memandang tabletnya "Apa yang kau katakan Justin ? Kenpa dengan peradangan kita! " tanyanya dengan nada yang menggebu-gebu "Tuan,sepertinya kita akan kehilangan 50% barang yang akan kita kirim ke tuan Johnson!" beritahu Justin dengan menatap Nicho Nicho yang mendengar itupun seketika bangun dan menghampiri Justin dan menggebrak mejanya "Apa yang kau katakan Justin" triak Nicho "Segara kita susul perahu kita Justin,aku akan menghabisi mereka yang berani menyabotase pengirimanku" sarkas Nicho yang langsung di iyakan oleh Justin Tanpa pikir panjang Nicho dan Justin segera keluar dari markas, ia menaiki mobil mewah yang harganya sangat fantastis dengan di ikuti beberapa mobil di belakang nya "10 menit harus sudah sampai di pelabuhan Justin" ucap Nicholas "Baik tuan" jawab Justin yang langsung menambah kecepatan laju kendaraan Setibanya di sana, Nicho melihat kapal yang dia gunakan untuk mengangkut barang haram nya sudah rusak dan sebagian anak buahnya sudah tak bernyawa. Tanpa di sadari ternyata penyabotase itu masih ada di dalam kapal Seluruh anak buah Nicholas pun menyerang dengan aba-aba yang Nicholas arahkan "Serang mereka yang berani menyabotase milik ku" seru Nicholas "sisakan 1 nyawa untuk ku supaya kita bisa mengintrogasi nya" lanjutnya Baku hantam dan tembak menembak pun terjadi di sekitar pelabuhan, untung saja pelabuhan itu jauh dari pedesaan dan jauh dari kata ramai,bahkan sangat sepi. Anak buah Nicholas pun berhasil melumpuhkan penyabotase tersebut,dan menyisakan 1 nyawa untuk di bawa ke markas "Ini tuan 1 nyawa yang akan kita introgasi" ucap salah satu anak buah Nicholas "Seret dia ke markas" ucapnya lantang Mereka pun kembali ke markas. tetapi tidak dengan Nicholas dan Justin, karna mereka akan pergi ke perusahan. Nah selain bos mafia, Nicholas juga adalah CEO perusahaan besar yang turun temurun dari kakeknya. Sungguh betapa beruntungnya wanita yang akan dia pilih kelak. ** di perjalanan ** "Bro, umurmu kan sudah sangat tua, apa kau tak ingin mencari pendamping hidup? " tanya Justin yang mana kala di luar dia selalu memangil tuannya dengan sebutan brother "Buat apa aku menikah, jika semua keperluanku sudah ada yang menghandle" jawabnya ketus "Maksudmu?" tanya Justin "Kan sudah ada kau yang selalu ada untuk ku! lalu buat apa aku harus menikah, merepotkan saja" jawabnya dengan datar "Heidi bro, aku ini masih normal,apa kau kira aku Sudi menikah dengan mu?" jawbnya "menjijikkan" imbuh Justin "sudahlah, teruskan perjalanan kita" ucap Nicholas Mobil pun melaju dengan kecepatan sedang, tiba-tiba mobil yang ia kendarai oleng, Justin pun meminggirkan mobilnya dan ia turun untuk mengeceknya. "Sial" umpatnya penuh emosi "Maaf bro, sepertinya ini kena paku, aku akan segera menggantinya dulu" ucap Justin yang hanya di anggukkan oleh Nicholas Di pinggiran trotoar tepatnya di seberang jalan sana, terlihat gadis cantik yang anggun dengan senyuman yang manis, terlihat gadis itu sedang bercengkrama dengan temannya. "Cantik" Gumamnya dalam hati iapun tak berkedip selama beberapa detik hanya untuk mengagumi gadis cantik itu Setelah beberapa menit Justin pun selesai dan bergegas masuk ke mobil "come on boy, sudah siap saatnya meneruskan perjalanan kita" ucapnya sambil mengenakan sabuk belt mobil nya Mobil pun menyala dan mangagetkan Nicholas "Hey apa kau sudah gila? kenapa kau tak memberi tahu ku jika kau sudah selesai" bentak Nicholas pada Justin "Hey apa kau tuli, aku sedari tadi sudah mengatakan padamu, kau kenapa? apa kau sedang sakit" ucapnya sedikit heran "Tunggulah di sini sebentar saja" ucap Nicholas yang masih menatap gadis itu "Baiklah, kalo boleh tau kau kenapa?" ucap Justin sembari mematikan mobilnya Nicholas pun tak menjawab Justin ia hanya fokus ke gadis itu. Justin pun penasaran dan mengalihkan pandangan nya ke Nicholas yang memandang ke arah seberang, Justin pun penasaran dengan pandangan Nicholas, iapun menoleh dan Buat.. Ternyata di sana ada 3 wanita cantik tapi 2 diantara mereka hanya 1 yang paling cantik menurut Justin, "ohh pantas.. apa kau mulai jatuh cinta Nicholas? tanyanya dalam hati "Bro (menepuk pundak Nicholas) , Jangan hanya di pandangi,datangi lah" ucap Justin "Auh (kaget kesakitan), Gila kau mengagetkan saja " ucap Nicholas "Siapa juga yang memandangi nya, aku hanya ingin beristirahat saja.cepat lakukan kendaraan mu" imbuhnya Nicholas mengalihkan pandangannya "Baiklah, jangan menyesal kau " ucap Justin sembari melajukan kendaraannya "Kau sangat egois Nicho dengan perasaan mu, baiklah akan ku bantu kau (seringai kecil) liat saja apa kau akan menolaknya" lirihnya dalam hati Justin sesampai nya di kantor,Justin turun dan membuka kan pintu mobil untuk Nicholas "Turunlah kita sudah sampai" ucap Justin membuka pintu mobil "Hemm" balsnya melenggang meninggalkan Justin Pintu kantor terbuka otomatis semua karyawan yang ada di sana menyambutnya dengan ramah, sampai di pintu lift dia pun menekan tombol 5 ya ruangan kerjanya ada di lantai 5, Ting..pintu lift pun terbuka, dan keluarlah Justin dari lift menuju ruangannya Ceklekk Pintu ruangan pun terbuka,dan masuklah dia duduk di singgasana kesayangan nya. "cantik sekali gadis tadi! andai aku tak egois sudah ku seret dia dan ku jadikan gadis kecilku..hahaha... " gunanya dalam hati yang di ikuti seringai kecil Tok...tok...tok... "Masuk" jawab Nicholas dari dalam " Permisi tuan, ini ada beberapa berkas yang perlu anda tanda tangani (Menyodorkan beberapa map) dan Surat lamaran dari beberapa orang yang ingin bekerja di perusahaan anda" ucapnya dengan hati-hati "Baiklah, tari di meja saja" jawab nicholah dingin "Baik tuan,kalo begitu saya permisi dulu tuan " membungkukkan badan tanda hormat ke Nicholas Nicholas pun hanya mengisyaratkan kjari yang artinya silahkan keluar. Nicholas pun menandatangi beberapa berkas yang ada id map tadi, setelah selesai ia pun melanjutkan membuka map yang berisi surat lamaran kerja sudah 6 map yang ia buka tapi tak ada satupun kriteria yang di penuhi untuk perusahaan nya,hingga map terakhir yang membuat ia membulatkan mata kaget "Kau, gadis kecil yang tadi aku lihat,benarkah ini? " batin Nicholas "akhirnya" ucap Nicholas dengan lirih dan senyum-senyum sendiri "Hei.. apa kau sudah gila sobat? kenapa kau senyum-senyum sendiri" ucap Justin yang membuat Nicholas kaget "Apa kau tak bisa mengetuk pintu ku dulu Justin" ucap Nicholas dengan tegas Justin pun hanya tertawa kecil tanpa memperdulikan pertanyaan sahabat sekaligus bosnya

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

TERNODA

read
199.2K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
234.2K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.9K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
189.5K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
31.1K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
68.6K
bc

My Secret Little Wife

read
132.3K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook