BAB 23

1027 Words

BAB 23 Sudah sebulan ini Ocha merasa sebal bukan main pada Leon yang begitu sibuk sampai-sampai tidak bisa meluangkan waktunya lagi untuk Ocha. Sekedar makan bersama saja Leon tidak pernah mau, begitu kelas Leon selesai dia langsung buru-buru pulang. Memang sih Leon pernah bilang kalau sekarang dia sudah mulai focus mengelola perusahaan papanya. Tapi tetap saja Ocha merasa kesepian karena tidak bisa menghabiskan waktu bersama Leon. “Cha, lo kenapa sih murung terus belakangan ini?” tanya Bunga yang juga satu kampus dengan Ocha. Bunga menyadari perubahan sahabatnya yang biasa ceria menjadi pemurung. “Iya, tahu tuh, kayanya muka lo belakangan ini ditekuk mulu. Awas, nanti cepet tua kalo mukanya ditekuk mulu kaya gitu.” Saat ini memang Ocha sedang nongkrong di Kafe yang letaknya tidak jauh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD