Bukan hanya aku yang kaget, Satria langsung berhenti menguap dan melotot lebar. Untuk beberapa saat aku dan Satria diam saling melempar pandang, terlalu bingung harus bagaimana menanggapi kejutan dari Naresh. Biarpun berisik karena suara musik yang begitu keras, tapi aku yakin telingaku tidak salah dengar. "Kamu tidur dengan perempuan?" tanyaku untuk memastikannya lagi. "Kalau ngomong yang jelas Resh! Cuma nyicipi atau beneran sampai game over?" sela Satria dengan wajah penasarannya. Dia mendengus kesal begitu aku menoyor kepalanya, sedangkan Naresh hanya tertawa masam. "Kalau cuma nyicipi mana mungkin dia bisa sampai hamil anakku." "Hamil!" Tanpa sadar aku dan Satria berteriak bareng, Dirga mendekat begitu melihat kami yang sedang terbengong bengong saking shocknya. Kalau saja itu Wi

