Dee menggelengkan kepalanya saat melihat mobil Devano terparkir tak jauh dari posisi gerbang sekolahnya. Ia yang masih berada di area parkiran segera memacu langkahnya untuk mendekati mobil tersebut. Seorang satpam menyapanya. Bukan karena dirinya adalah satu-satunya orang yang akrab dengan satpam tersebut, tapi karena memang itulah kebiasaan penjaga gerbang di sekolahnya. Selalu menyapa para siswa sebelum mereka memasuki kelas atau setelah mereka pulang. Setelah menganggukkan kepala sambil menyunggingkan senyum kepada satpam tersebut, Dee kembali melangkah. Deru motor terdengar dari arah belakang, ia menyingkir agar motor tersebut bisa lewat. Setelah dirasa tidak lagi ada motor dari siswa lain yang hendak lewat, Dee berlari kecil menuju mobil Devano yang terparkir di samping trotoar jala

