"Hari ini kita mau mulai belanja apa dulu?" tanya Dee polos. Devano melirik gadis yang berdiri di sebelahnya itu. Troli yang didorongnya masih kosong. Ia sendiri masih bingung ingin memulai belanja dari mana. Kebutuhan pokok sudah hampir habis, begitu pula dengan kebutuhan lainnya. Begitu mendengar pertanyaan Dee, ia ingin terkekeh geli, tapi ditahannya. Devano merasa bahwa dirinya dan Dee sudah seperti pasangan suami istri yang tengah berbelanja bulanan. Andainya Dee tidak memakai seragam SMA, pastilah khayalan itu semakin kuat. Sayangnya Dee mengenakan seragam SMA, sehingga ia dan Dee lebih mirip seperti kakak adik yang sedang berbelanja. "Kamu sendiri mau mulai belanja apa buat kita?" tanya Devano. Dee yang saat itu tidak mengerti candaan devada malah mengerutkan dahinya bingung. "K

