Part 48 - Pernikahan

1587 Words

Pintu yang sudah diketuk berkali-kali itu, akhirnya terbuka lebar. Ningrum menunjukkan wajah manisnya pada seorang asisten rumah tangga, yang berperawakan kecil tubuhnya itu. “Cari siapa, Bu?” “Fani ada?” “Iya ada, dengan ibu siapa, biar saya panggilkan bu Fani.” “Tiara.” “Silakan masuk, Bu.” “Tidak, saya tunggu di sini saja, ya.” Ningrum sengaja untuk memberikan nama palsu kepada pembantu Fani itu. Tiara adalah nama seorang sahabat yang juga dekat dengan Fani. Ningrum sangat yakin, jika Fani mendengar nama Tiara, pasti dia akan segera menemui sahabatnya itu. Hingga akhirnya, waktu menunggu itu pun telah mendapatkan sebuah jawaban. Nampak Fani berjalan dan menemui Ningrum dengan kedua pandang mata yang saling beradu satu sama lain. “Ningrum, ngapain lagi kamu? Lebih baik kamu tany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD