antara cinta terlarang dan laki-laki yang memiliki hati tulus eps 6

1645 Words
Pangeran Eden segera menemui pangeran Ichtana yang telah selesai melakukan latihan. “bisa kita bicara sebentar?”pinta Pangeran Eden mengajak Pangeran ichtana untuk bicara diluar gedung tempat pelatihan “tentu, mari kita bicara” Putri Hanah terlihat sangat cemas karena kedua Pangeran yang sedang mengejarnya itu pergi untuk berbicara di luar, Putri Hanah sangat cemas kalau Pangeran Eden akan mengatakan sebuah hal yang akan membuat keretakan didalam hubungannya dengan Pangeran Ichtana. “kumohon, tidak terjadi hal buruk” Pangeran Eden membungkukkan tubuhnya dengan hormat tak peduli hatinya sangat sakit saat ini ia tetap ingin membuat wanita yang ia cintai itu bahagia dengan menjaga hubungannya bersama Pangeran Ichtana “aku sangat ingin meminta maaf padamu, Pangeran Ichtana” Pangeran Ichtana memegang pundak pangeran Eden berupaya untuk menghentikan apa yang ia lakukan “meskipun kau tidak bicara, tapi kita sama-sama laki-laki dan aku juga mengerti kalau kau mencintainya” Eden sangat panik ia langsung mengatakan tidak dengan nada suara yang kurang yakin, pada akhirnya hanya membuat Pangeran Ichtana tertawa “sejauh apapun hubunganku dengan Hanah, kami tetap tidak akan bersama karena aku sudah memiliki seseorang yang saat ini sedang menyiapkan dirinya untuk menikah denganku” “lalu bagaimana dengan Hanah?” Pangeran Ichtana menghela nafas panjang “aku tahu, jika aku tidak akan bisa memiliki dirinya tapi aku akan melepaskannya bersama seseorang yang pantas untuknya, hanya kamu yang aku berikan kepercayaan untuk menjaganya.” Pangeran Eden terdiam setelah diberikan beban yang pada akhirnya hanya akan membuatnya secara tidak langsung akan melukai hati Putri Hanah “aku sangat yakin, kamu adalah yang terbaik untuk Putri Hanah. Kita memang sama-sama menyukai wanita yang sama, tapi aku rela kalah darimu jika kau membuatnya sedih maka aku akan membunuhmu,”ancam Pangeran Ichtana yang tak lama tertawa karena melihat kecemasan dari wajahnya “sudah, tak perlu dipikirkan kita harus pergi sekarang.”lanjut Pangeran Ichtana merangkul pundak Pangeran Eden mengajaknya kedalam ruangan Eden menyimpan kebimbangan dan juga keresahan didalam hatinya sendiri hingga akhirnya, seorang wanita yang sangat tidak ingin ia temui mendatanginya “Pangeran ed, apa yang kalian bicarakan?”tanya Putri Hanah dengan wajah sangat resah Eden berupaya menutupi kegelisahannya itu dengan senyuman “aku akan membuat kalian bersama, apapun yang terjadi. Tenanglah, kamu pasti bisa menikah dengannya” Putri Hanah terlihat sangat senang ia kegirangan hingga membuat Pangeran Eden semakin tidak tega untuk mengatakan apa yang sebenarnya akan terjadi. “bisa kita bicara?”pinta Reyyan yang berupaya untuk memberikan pemahaman kepada pangeran Ichtana “tentu saja” “apa kau mencintai Hanah setulus hatimu?. Jika benar, apakah kau tega untuk membohongi dirinya dengan berpura-pura mencintai sementara kau sudah akan menikah?” Pangeran Ichtana hanya terbungkam dan pergi tanpa memberikan jawaban apapun kepada Reyyan “Pangeran Eden, bukankah itu akan semakin menyakitkan untuk Putri Hanah?”Tanya Pangeran Niguel ia duduk tepat di samping Eden yang sedang resah dengan beban di dalam pikirannya “lalu, apa yang harus aku lakukan?. Aku belum siap untuk mengatakan apa yang sebenarnya terjadi kepadanya” “sesakit apapun itu, kau harus mengatakannya sekarang. Cepat atau lambat, Hanah juga akan mengetahuinya nanti. Daripada perasaanya akan semakin terluka, lebih baik kau katakan sekarang” Pangeran Marquez berupaya untuk membuat pengertian bagi Pangeran Eden “Baiklah, aku akan mengatakannya”pangeran eden berlari untuk kembali mengejar Putri Hanah yang berjalan menggenggam erat tangan Ichtana. Belum sempat untuk mengatakan apa yang akan terjadi pada hubungan Putri Hanah dan Pangeran Ichtana, sebuah kejadian mengejutkan pun sedang ia saksikan “Putri Hanah, mari kita putus.”pinta Pangeran Ichtana “Bagaimana ini bisa terjadi?!!”mereka sangat kaget, ternyata rencana yang mereka lakukan itu berada diluar dugaan mereka “sebenarnya, tadi aku yang meminta Pangeran Ichtana untuk jujur kepada Hanah mengenai hubungan mereka berdua”ujar Reyyan membuat mereka kesal Putri Hanah perlahan semakin mengenggem erat tangan Pangeran Ichtana “kau bisa marah padaku, katakan sesuatu aku benci melihatmu terus diam seperti ini. Aku yakin kau juga pasti sudah mengetahui konsekuensi mencintai seseorang yang berasal dari wilayah selatan, bukan?!” “aku tak peduli!!. Aku hanya ingin mencintaimu” Pangeran Ichtana memicingkan matanya “kau sangat egois, Putri Hanah” Ichtana menepis tangan Hanah dan pergi berlalu meninggalannya dengan kesal Putri Hanah sangat terluka ia menangis sesenggukan mencari keberadaan Pangeran Eden untuk meminta pelukan erat darinya “mengapa seperti ini, apa kau melakukan atau mengatakan sesuatu padanya?!. Jawab aku Eden, atau aku tidak akan lagi bicara padamu” Melihat Eden yang hanya terdiam memeluk erat Hanah, tak peduli berapa kali ia disalahkan ia tidak ingin mengatakan sesuatu kepada wanita yang ia cinta ia hanya ingin membiarkan wanita itu diam menangis didalam pelukannya. “Pangeran Eden sama sekali tidak menjadi penyebab dari putusnya hubunganmu dengannya”Solana melakukan pembelaan terhadap Eden yang sudah sangat lemah ia juga kasihan padanya yang hanya diam tak tau harus bicara apa “ini memang salahku, aku yang membuat hubunganku dengannya hancur” Putri Hanah segera kembali, ia melihat keluarga dari Kerajaan lain dari wilayah barat datang untuk menjalin sebuah hubungan yang akan memanfaatkan dirinya sebagai alasan terjalinnya kedua kerajaan “Hanah, kami akan mengatur tanggal pernikahanmu dengan Pangeran Eden” Hanah yang baru saja kembali dari pelatihan, ia sangat sedih dan segera berlari keluar dari kerajaan ia berlari pergi ke hutan untuk menangis “Putri Hanah, berhentilah menangis. Apakah kau tahu, eden akan berubah seratus persen dia akan sangat mencintaimu dan akan bertambah tampan” bujuk Solana demi menghentikan tangisan Putri Hanah “tapi, aku mencintai Ichtana” “aku paham, tapi Pangeran Eden jauh lebih baik dan jauh lebih mencintaimu dibanding dengan pangeran ichtana. Perlahan, kamu akan mencintai Eden dan perlahan kamu akan lupa dengan kehadiran pangeran Ichtana” “apa kau yakin jika cinta bisa seperti itu?” “apalagi setelah kamu melihat foto ini”Reyyan menunjukan sebuah foto dengan wajah Ichtana dan calon istrinya, hal itu semakin membuat Hanah sangat terluka “Jika aku bisa menyarankan padamu. Lebih baik kau untuk dicintai, daripada harus mencintai. Mencintai seseorang yang pada akhirnya hatinya untuk orang lain itu sangat menyakitkan Dukungan dari mereka berhasil membuat Hanah kembali bersemangat dan menghilangkan kesedihannya, Hanah kembali kedalam kerajaan untuk mengatakan keputusan yang telah ia ambil “kira-kira, keputusan apa yang akan Putri Hanah lakukan saat ini” “entahlah, kuharap itu keputusan yang terbaik” Eden memasang wajah cemas dan sedikit sendu karena ia yang ingin menyatukan Hanah dengan Ichtana, kini ia harus menjalankan tugasnya untuk memutuskan hubungan mereka berdua “aku akan menjauhkan Putri Hanah dari Pangeran Ichtana” Hanah hendak berlari kembali kedalam kerajaan menemui Raja Stefly ia berupaya untuk mengatakan keputusan yang telah ia ambil tapi niatnya itu diurungkan setelah melihat Pangeran Ichtana “Ichtana?” Kedua kelopak mata pangeran Ichtana membengkak ia sangat terlihat jelas baru saja menangis ia langsung memeluk erat tubuh Putri Hanah berhasil membuat Putri itu mengurungkan niatnya “aku akan memperjuangkan hubungan kita, Putri Hanah” Eden melihat dan mendengar setiap bagian percakapan mereka ia merasakan kebimbangan hebat didalam hatinya, ia memutuskan untuk berjalan keluar dari dalam kerajaan membuat dirinya sedikit tenang “berhentilah untuk mempedulikan mereka”perintah Marquez melipat kedua tangannya tepat didepan dadanya “mengapa?” “seorang wanita butuh waktu untuk memutuskan apa yang ingin ia pilih sebagai pasangannya. Tugasmu, hanyalah menjauhi keduanya, biarkan mereka berusaha untuk mempertahankan hubungan mereka kalaupun mereka berpisah, berusahalah untuk menjadi seorang laki-laki yang dibutuhkan olehnya”bijak Reyyan ia memegang pundak Eden berusaha memberikan ketenangan sedikit padanya Putri Hanah menangis sesenggukan didalam kamarnya setelah mendengar kalimat yang dikatakan Pangeran Eden yang membuat kalimat itu berhasil memenuhi isi kepalanya “aku akan memperjuangkan hubungan kita, Putri Hanah” “tapi, bagaimana jika ayahku tidak memberikan izin pada kita?. Bukankah itu sama saja menyiksa hati kita berdua?. Apakah benar kau akan menikah dengan seorang Putri dari kerajaan Selatan?” “aku akan menjadikanmu sebagai selirku” Hanah hanya tertawa ia tidak menyangkan jika laki-laki yang ia cinta yang ia anggap akan menjadikannya sebagai Ratu didalam hatinya, ternyata hanyalah sebagai seorang selir tanpa membalas keinginannya Hanah segera pergi dengan wajah kecewa “aku sangat membutuhkan Eden saat ini” Hanah berlari mencari dimana keberadaan laki-laki yang telah berulang kali ia sakiti demi laki-laki yang hanya menganggap dirinya sebagai yang kedua “Pangeran Eden! Aku tahu kamu masih disini!” Hanah berlari ke setiap sudut kerajaan hingga membawa dirinya kembali kedalam hutan mencari keberadaan Eden, ia dikuasai perasaan takut kehilangan ia haus akan pelukan hangat yang diberikan Eden padanya “dimana, dimana kau Pangeran Eden!!” Hanah menangis sesenggukan hingga kelelahan akhirnya ia berhenti untuk berlari tepat didepan Putri Solana yang memasang senyuman padanya “sudah puaskah kamu menyakiti hatinya?. Berhenti untuk menganggu dirinya, kamu tidak akan pernah melihatnya lagi, Putri Hanah” “mengapa begitu?!. Mengapa kau sangat jahat!” Solana hanya tersenyum simpul “aku mengerti bagaimana perasaanmu saat ini Putri. Berhentilah memasukkan dua nama laki-laki didalam hatimu, kau sendiri yang akan tersiksa karena ulahmu” tak tega dengan keadaan lemah Hanah saat ini membuat Solana memeluknya “apa yang harus aku lakukan?”resah Hanah “kembali kedalam kerajaanmu dan tunggu hingga Pangeran Eden kembali datang memaafkan dirimu” “kamu yakin dia akan memaafkanku?” “entahlah, pergilah sebelum pengawal kerajaan mencarimu” mereka kembali ke masa depan setelah menyelesaikan satu permasalahan di masa lalu "Aku tidak menyangka, ternyata kita bisa kembali lagi" Niguel masih terlihat sedih dengan apa yang seharian ini ia jalani "kau baik-baik saja?. Niguel?"Tanya Reyyan "aku masih ragu dengan ibuku" "apa maksudmu?" "aku tidak menyangka ibuku sejahat itu, memasukkan dua nama laki-laki didalam hatinya. lalu, siapa ayahku yang sekarang?" Marquez mengelus kepala Niguel dengan sedikit tertawa "jangan khawatir, ia akan bersama dengan Eden pada akhirnya" "tapi tak bahagia untuk ibuku, karena dia mencintai Pangeran Ichtana" Reyyan tertawa "jika begitu maka kau tidak lahir, bodoh. sudahlah, ayo kita kembali istirahat" Mereka berjalan melewati lorong yang dipenuhi cahaya terang mengantarkan mereka kedalam kerajaan mereka sendiri-sendiri.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD