Bagian 27 “Nanti kita segera kabari, Mama ya, Sayang.” Kalimat itu, yang pernah terucap dari mulut Ilham, sejatinya masih lekat dalam ingatan Karina. Saat masih baru, dia juga setuju dengan gagasan itu. Mengabari Mama, memberitahukan bahwa dia sedang bahagia dan bahwa Karina juga sangat berterima kasih atas jasa Mama. Tetapi itu tiga bulan yang lalu. Sebelum seorang Karina kembali kepada pendiriannya, cita-cita untuk bahagia dan sukses setidaknya di mata Mama. Karina akan membuktikan bahwa, bersama lelaki yang dicintai, lelaki pilihannya dia bisa bahagia dan mendapatkan kesuksesan melebihi semua yang mungkin pernah dibayangkan oleh Nilam. Seperti saat ini ketika pasangan muda itu sedang menikmati masa libur. Menghabiskan waktu untuk jalan- jalan di sebuah mall sambil memanjakan mat

