Rasa nyeri datang berulang-ulang, membuat perut Karina mengejang. Dalam keadaan demikian, wanita itu tetap berusaha melayani para pembeli di kedai cabang. Sesekali, dia meringis dan menahan napas ketika terjadi kontraksi. Menurut apa yang sering Karina dengar, wanita hamil tua seperti dirinya tidak baik jika terlalu banyak istirahat. Justru selama hamil harus lebih banyak bergerak seperti olahraga ringan. Mengetahui istrinya berkali-kali memegangi perutnya yang membuncit membuat Ilham jadi cemas. Lelaki itu tak tenang menyiapkan pesanan-pesanan para pembeli. “Shh!” Karina mendesis menahan gejolak di dalam perutnya. “Sayang!” Saat itu juga Ilham berlari ke arah mesin kasir, memegangi pundak sang istri. Meskipun sangat cemas, dia mencoba untuk pura-pura tenang ketika menyadari bahwa me

