Rencana Oza

1718 Words

Dua orang pemuda yang sama-sama keren tampak duduk di Cafetaria. Mereka sudah janjian untuk berjumpa di tempat yang mereka sepakati. Tempat yang menjadi favorit para cowok dan cewek untuk nongkrong. "Loe jangan ngebet," kata Oza. "Jelas ngebet kalau lihat dia, bawangnya pingin mandi keringat saja," ucap Sag. "Sabar dulu, tahan ... jinakin dulu Shia, baru mikir kawin dan bikin anak," kata Oza. Dia meminum kopinya namun seperti tidak puas dari rasa kopinya. Sepertinya dia melupakan sesuatu. Dia menaruh kembali kopinya di meja dan menambahkan gula diet ke kopinya. Oza yang sudah mulai agak melar jadi berusaha untuk mengatur gaya hidupnya. Mengurangi makanan berlemak dan gula. Tapi namanya juga cowok susah mengurangi rokok dan kopinya. "Ya udah bantu gua dong. Gimana caranya agar itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD