Nadin si Random

566 Words
Nadin lagi sedih karena berat badannya yang terus bertambah PANDEMI Yang tak kunjung berakhir membuat Nadin bertambah gemuk. Bagaimana tidak gemuk jika setiap hari tidak beraktifitas berat. Nadin rindu kehidupannya yang normal. Ia ingin menjadi kurus lagi. Menatap cermin membuat Nadin malu dan sedih. Tubuhnya menjadi seperti ikan buntal. Tidak mau tau ia ingin menjadi kurus lagi dengan mengurangi porsi makannya. Tetapi baru sehari perutnya terasa perih, kepalanya pusing dan membuatnya hamper muntah. Baginya menguruskan badan menurutnya susah sekali. Baiklah Nadin akan melakukan olahraga ringan untuk membakar lemaknya sedikit demi sedikit. Tiap sore ia akan lakukan. Ya kalau tidak malas sih hehe… Sekarang ia membuka laptopnya, melanjutkan cerita yang ia ketik. Baru-baru ini Nadin ada hobby baru yaitu menulis cerita. Sebenarnya Nadin agak malas untuk menulis cerita yang panjang. Ia lebih suka menulis cerpen. Sekali ketik langsung selesai Ketika ia mendapat ide baru. Tapi karena ia ingin mencari yang menantang makanya ia akan menulis novel. Duduk termenung di depan laptopnya memikirnya apa yang harus ia ketik. Dua jam berlalu dan ia hanya mampu menulis 200 kata saja. Biasa ia menulis cerpen ia bisa sampai 1000 kata hanya dalam 30 menit. Ya maklum masih amatir dan kadang ide tiba-tiba hilang dalam sekejap. Tapi Nadin tetap berpikir positif, ia pasti bisa. Berkutat dengan laptop juga membuat Nadin pusing. Akhirnya ia memutuskan untuk menutup laptop saja dan rebahan dikasur. Ahh… kasur adalah tempat ternyamannya Nadin. Tertidur pulas hingan ia lupa agendanya tadi untuk melakukan olahraga ringan. --- Tak terasa hari sudah mulai gelap, Nadin terbangun dari tidurnya. Dia pun melewatkan waktu untuk olahraga sore. Nadin memutuskan untuk segera mandi dan Shalat Maghrib. Setelah mandi, ia pun memutuskan untuk makan, karena perutnya sudah keroncongan dari tadi. Nasi masih tersisa, sedangkan lauknya tidak ada. Tentu jalan pintasnya adalah makan indomie. Dengan segera Nadin mengambil satu bungkus indomie lalu memasaknya. Tak lupa telur ceplok diatasnya. Bukan orang Indonesia kalo makan tanpa pake nasi. Nadin pun mengambil dua entong nasi. Ah benar-benar menggiurkan. Dan tak lupa membuatnya makin gemuk karena kebanyakan makan karbohidrat lagi. Tapi Nadin yakin suatu saat nanti ia akan kurus lagi. Dengan PDnya dia berpikiran seperti itu. “ahh kenyangnyaaa” Ucap Nadin lalu merebahkan tubuhnya setelah mengisi perutnya hingga kenyang. Emang enak sekali bagi Nadin ketika perut kenyang langsung tidur. Oh iya kurus kurus kurus.Batin Nadin lalu terduduk lagi. Setelah itu Nadin berdiri dan mengambil air minum. Ia langsung minum dua gelas. Bagi Nadin minum banyak air juga suatu metode untuk memperkurus badan. Tapi jangan kebanyakan minum air juga, ga baik buat tubuh. --- Perkuliahan masih dimulai bulan depan. Nadin yang selain menghabiskan waktu untuk menulis, ia juga biasa menggambar ilustrasi. Nah, sekarang ia akan menggambar Winwin, WayV. Pasti sudah banyak yang tau Winwin itu siapa. Penyanyi ganteng Asal China ini yang selalu membuat Nadin senyum-senyum sendiri karena melihat kegantengan dari Dong Si-cheng alias Winwin. Nadin biasa menggunakan salah satu Aplikasi untuk menggambar ilustrasi. Awalnya Nadin lebih suka menggambar di kertas, tapi sekarang ia mencoba mengembangkan bakat menggambarnya menjadi gambar digital. Siapa tau nanti ia bisa Open Commission lalu mendapatkan uang dari hobinya hahaha. Melihat telepon genggam daritadi membuat Nadin pusing, ia pun memutuskan untuk melanjutkan gambarnya lain kali. Sekarang ia ingin membuat jus wortel dulu. Nadin biasa malam hari meminum jus wortel untuk Kesehatan matanya. Tentu saja tidak sering. Ia juga mengonsumsi jus buah-buahan yang lain. Hari sudah mulai malam, Nadin memutuskan untuk tidur. Mengistirahatkan tubuh dan pikirannya.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD