Part 10: Ke Rumah Abra 2

3055 Words

"Gue nyuruh lo pergi bukan maksud gue ngusir lo, lo paham gak sih?" Jessi melongo, mendengar suara Abra yang panjang dan lebar padahal sebelumnya selalu mengucapkan kalimat singkat yang membuat Jessi sering tidak paham. "Abra baterai suaranya full ya kalau di rumah?" Jessi malah bertanya dengan pertanyaan yang konyol sekali membuat Abra menghembuskan napasnya kasar. Entahlah mengapa ia tak bisa berteriak di hadapan Jessi dan stok kesabarannya benar-benar bamyak sekali sehingga Abra memilih menghela napas adalah jalan terbaiki menenangkan emosinya yang makin naik saja. "Iya, full." Abra menjawab sambil mengangguk. Terpaksa ia harus menjawab ucapan Jessi agar Jessi tidak berteriak lagi hanya ingin mendengar jawaban darinya. "Ya sudah, gue sering-sering ke rumah lo deh biar setiap gue

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD