83

1332 Words

Di sebuah rumah mewah bergaya Eropa dengan pilar-pilar menjulang tinggi sedang sibuk menyiapkan acara pemakaman. Sang pemilik rumah sedang berlatih di depan cermin wajah berduka di dampingi seorang wanita muda yang mengenakan gaun hitam berpotongan da.da rendah memperlihatkan asetnya untuk dipandang setiap orang. “Sudahlah Sayang. Kamu ga usah sok sedih begitu,” ujar Vanessa kekasih Lucas. “Kamu ini gimana sih. Aku itu harus terlihat sedih, masa anak sendiri mati aku malah bahagia,” ucap Lucas kesal. “Lah gimana kamu bisa sedih kalau kamu yang menyuruh orang untuk membunuh anakmu sendiri. Sudahlah jangan sok menjadi korban deh,” ejek Vanessa jengah. “Vanessa! Kamu bisa diam atau aku akan memotong lidahmu,” ancam Lucas menatap Vanessa tajam. Ingin sekali dia menyiksa wanita seksi terse

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD