Di perjalanan menuju mansion Athar. Di dalam mobil hitam itu, Sekertaris Duta mengantar Asya di temani 1 bodyguard dan 1 sopir. 3 bodyguard lainnya berada di mobil yang berbeda mengikuti mereka di belakang mobil. “Sekertaris Duta..” panggil Asya. “ya Nona?” jawab Duta yang duduk di samping Asya. “apa menurutmu keputusan ini benar?” Tanya Asya dengan tetap menatap keluar jendela mobil. “maaf Nona tapi keputusan Tuan Muda Athar adalah yang terbaik” jawab Sekertaris Duta. “ahahaha, tentu saja.. Salahku menanyakan hal ini pada orang kepercayaannya” tawa kesal Asya. “saya rasa pernikahan kontrak anda dengan Tuan Muda adalah jalan terbaik untuk saat ini Nona. Tuan Muda tidak akan tenang jika tidak bertanggung jawab kepada anda. Tapi..” Sekertaris Duta menggantung kalimatnya. “tapi apa?”

